*
baco dulu cik..
EKONOMI, PERDAGANGAN, SOSIAL

Dua Hari, Perajin Tahu-Tempe Bengkulu Mogok Produksi

Illustrasi demo pedagang tahu dan tempe di daerah lain
foto: foto.okezone.com

Kabar Tobo Kito – Sebanyak 123 pembuat dan penjual tempe dan tahu di Kota Bengkulu mengancam mogok berproduksi dan berjualan untuk memprotes kenaikan harga kedelai yang sangat tinggi.

“Kami akan mogok berproduksi dan berjualan di pasar pada Senin dan Selasa (30-31 Juli), dengan harapan pemerintah bisa menormalkan kembali harga kacang kedelai impor tersebut,” ujar Koordinator Utama Persatuan Pedagang Tempe Tahu Kota Bengkulu Budi Sutiono, dilansir http://www.republika.co.id dalam “Giliran Perajin Tahu-Tempe Bengkulu Mogok Produksi”, Sabtu (28/7/2012, 16:44 WIB) (http://www.republika.co.id/berita/nasional/nusantara-nasional/12/07/28/m7v3gq-giliran-perajin-tahutempe-bengkulu-mogok-produksi).

Harga kedelai impor di Kota Bengkulu saat ini bertahan pada harga Rp 8.200, dari sebelumnya Rp 6.400 per kilogram. Akibat kenaikan harga kedelai impor tersebut, berdampak besar pada kelanjutan usah mereka bahkan hingga sudah lima pembuat tempe gulung tikar.

Pembuat tahu tempe lainnya, Selamat mengatakan, apabila aksi demo ratusan pedagang dan pembuat tahu-tempe benar-benar terjadi, dipastikan sekitar 12,5 ton produksi setiap hari akan menghilang dari pasaran. Lokasi pasar yang akan distop penjualan tahu-tempe di Kota Bengkulu antara lain Pasar Minggu, Pasar Panorama, Pasar Pagar Dewa dan Pasar Pematang.

“Kami berharap pemerintah provinsi dan PemerintahKota Bengkulu memberi perhatian, serta merespon aksi itu. Jika tidak, kami dan rekan-rekan akan turun ke jalan,” kata Selamat.

Selama melakukan aksi akan ditunjuk satgas untuk sweeping ke pasar. Jika ditemukan ada yang berjualan tempe-tahu, akan diangkut oleh para satgas tersebut. Selama ini, perajin sudah berupaya mengatasi kenaikan harga kacang kedelai impor dengan memperkecil ukuran. Namun tidak membuat penghasilan mereka tetap normal seperti sebelumnya.

Selama ini, kacang kedelai impor tersebut mereka beli dari Provinsi Lampung dan Jakarta. Untuk beralih pada kedelai lokal tidak memungkinkan karena pasokan kedelai lokal masih minim,agak sulit dalam proses pengolahannya dan warna tempe yang dihasilkan kurang menarik. (**)

About matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu, yang bersifat nirlaba. Salah bentuk kecintaan terhadap Provinsi Bengkulu, matololak membangun blog Kabar Tobo Kito dengan menyeleksi, mengemas ulang dan mempublikasikan berita-berita yang diterbitkan oleh media massa dan media sosial.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Statistik

  • 107,746 hits

Fans Page Kabar Tobo Kito

Follow Kabar Tobo Kito on Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Menjadi teman di Facebook

Ketik alamat email anda untuk mengikuti berita terbaru dari Blog Kabar Tobo Kito

matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu

%d blogger menyukai ini: