*
baco dulu cik..
HUKUM, KRIMINAL

Jangan Anggap Sepele Kasus Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur

Kabar Tobo Kito – Pengurus Advokat dan Konsultan Hukum Bengkulu Abdusy Syakir, SH menilai, Polres Rejang Lebong jangan menganggap sepele kasus pecabulan atau perzinaan yang dilakukan Briptu Le. Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, menyetubuhi anak di bawah umur terkategori melanggar hukum dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Penyidik harus relevan, walapun unsur perkosaan tidak terbukti. Pengakuan Briptu. Le yang mengatakan menyetubuhi korban atas dasar suka sama suka itu sudah membuktikan bahwa persetubuhan benar terjadi. Artinya Briptu. Le bisa dijerat pasal 81 ayat (2) menyetubuhi anak dengan spesifikasi bujuk rayu atau tipu muslihat. Ancamannya sama, tetap 15 tahun penjara. Jadi perkara ini tidak bisa dianggap sepele,” kata Abdusy dilansir Rakyat Bengkulu dalam “KPAI Surati Polres RL Minta Kejelasan Kasus Polisi Cabul”, Jumat (27/7/2012).

Mengenai surat KPAI, Abdusy mengatakan, KPAI meminta klarifikasi dari Polres terkait pengusutan kasus dugaan pencabulan anak tersebut sesuai laporan yang terjadi pada pukul 12.00, Sabtu (1 Oktober 2011) di rumah orangtua anak tersebut di Kecamatan Kota Padang, persisnya saat umat muslim merayakan Idul Fitri 1433 Hijriyah.

“Meminta penjelasan sudah sejauh mana penanganan perkara pencabulan anak di bawah umur itu? Karena sudah hampir 4 bulan kasus ini belum juga membuahkan tersangka. Padahal sangat jelas kasus asusila terhadap anak di bawah umur harus menjadi prioritas penanganan hukum,” kata Abdusy.

Mestinya, sambung Abdusy, perkara itu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Curup. Namun Briptu. Le belum juga ditetapkan sebagai tersangka. Sebaliknya, bukan soal pencabulan yang dikedepankan tetapi perzinaan sesuai laporan istri Le.

Kapolres Rejang Lebong AKBP. I Ketut Yudha Karyana, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP. Hardidinata, S.Ik mengatakan, pihaknya masih memproses laporan atas perkara dugaan perkosaan atau pencabulan yang dilakukan Briptu. Le. “Kalau masalah surat KPAI yang menanyakan masalah ini, memang benar sudah masuk ke kami. Tapi untuk menjelaskan masalah surat itu bukan kewenangan saya,” ujar Hardidinata. (**)

About matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu, yang bersifat nirlaba. Salah bentuk kecintaan terhadap Provinsi Bengkulu, matololak membangun blog Kabar Tobo Kito dengan menyeleksi, mengemas ulang dan mempublikasikan berita-berita yang diterbitkan oleh media massa dan media sosial.

Diskusi

3 thoughts on “Jangan Anggap Sepele Kasus Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur

  1. Kalau sudah jls begitu, semua sudah pasti tau siapa yg salah, apa orng kcil sllu yg slah?
    Tegakkan hukum dari diri kita, dari lingkungan kita.

    Posted by Ronald | 27 Juli 2012, 3:00 pm
  2. eman polisi bejat2.mendingan kita santet.klo maen hukum ragyat kecil yg slalu kalah.dan di tindas.ayo kta santet aja

    Posted by jawa tengah | 3 Januari 2013, 8:50 pm
  3. sekali2 klo emang polisai benar2 salah.hukum tidak bsa bertindak.masa habis aja biar mati x

    Posted by jawa tengah | 3 Januari 2013, 8:53 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Statistik

  • 107,742 hits

Fans Page Kabar Tobo Kito

Follow Kabar Tobo Kito on Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Menjadi teman di Facebook

Ketik alamat email anda untuk mengikuti berita terbaru dari Blog Kabar Tobo Kito

matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu

%d blogger menyukai ini: