*
baco dulu cik..
EKONOMI, PEMBANGUNAN, SOSIAL

Penerima Raskin Naik, Kanedi Tanggapi Santai

Kabar Tobo Kito – Walikota Bengkulu H. Ahmad Kanedi menanggapi bertambahnya penerima raskin di Kota Bengkulu dengan santai. Menurutnya, peningkatan tersebut dikarenakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat menengah ke bawah berdasarkan ukuran tingkat kemiskinan Kota Bengkulu.

“Saya tidak terlalu galau dengan hal tersebut. Karena yang terpenting tersebut bukan jumlah melainkan bagaimana berupaya untuk membatu masyarakat miskin,” kata Kanedi ditemui usai Dialog Hari Kesaktian Pancasila di Persada Bung Karno, dilansir Rakyat Bengkulu dalam “Warga Miskin Bertambah, Pemkot Gagal”, Sabtu (2/6/2012, halaman 13).

Direktur Yayasan Lembak Ir. Usman Yasin, M. Si menilai, seharusnya era pemerintahan Walikota H. Ahmad Kanedi, SH, MH malu atas sindiran mahasiswa. Kritik mahasiswa menyebut walikota layak diberikan “reward” atas “keberhasilan” meningkatkan jumlah penerima Raskin harusnya menjadi tolok ukur ketidakmampuan Pemda Kota mengentaskan kemiskinan.

“Walikota memang boleh saja menyatakan perekonomian Bengkulu membaik. Tapi yang juga jadi perhatian, ukuran kemiskinan juga harus dilihat dari daya beli masyarakat. Sekalipun pendapatan kepala keluarga besar, tapi kalau daya beli kurang akibat mahalnya biaya pendidikan, bahan pangan, dan bahan kebutuhan lainnya, hal ini juga bisa menjadi indikator kemiskinan,” kata Usman.

Pengamat Sosial Bengkulu Drs. Bagus Giripurwo  mengatakan, raskin merupakan salah satu program perlindungan atau jaminan sosial yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat yang mengalami kerentanan secara sosial ekonomi. Karena itu, penyaluran raskin bukan solusi menurunkan angka kemiskinan masyarakat.

“Sama dengan BLT merupakan program perlindungan atau jaminan sosial. Dengan diberikan BLT sebesar Rp 300.000 perbulan, bukan berarti jumlah orang miskin akan turun. Tetapi cuma untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang menjadi sasarannya. Karena setiap bulan mendapatkan Rp 300.000, berarti pendapatan yang diperoleh masyarakat naik Rp 300 ribu perbulan atau Rp 10 ribu perhari,” kata Bagus. (**)

About matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu, yang bersifat nirlaba. Salah bentuk kecintaan terhadap Provinsi Bengkulu, matololak membangun blog Kabar Tobo Kito dengan menyeleksi, mengemas ulang dan mempublikasikan berita-berita yang diterbitkan oleh media massa dan media sosial.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Statistik

  • 107,742 hits

Fans Page Kabar Tobo Kito

Follow Kabar Tobo Kito on Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Menjadi teman di Facebook

Ketik alamat email anda untuk mengikuti berita terbaru dari Blog Kabar Tobo Kito

matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu

%d blogger menyukai ini: