*
Berita

Latest Post

Polda Bengkulu Bantah Tangkap Asisten Staf Khusus Presiden SBY

Kabar Tobo Kito – Kabar seorang asisten staf khusus presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana ditangkap Polisi Daerah Bengkulu pada Jumat (12/10/2012) malam terkait kasus narkoba, dibantah Kabid Humas Polda Bengkulu Ajun Komisaris Besar Heri Wiyanto. “Setelah dilakukan pengecekan ke jajaran tidak ada penangkapan kasus narkoba atas nama tersangka Wisnu AP,” kata Heri dilansir http://www.tribunnews.comBaca lebih lanjut

INSPIRASI KITO

  • Surat yang ditunggu-tunggu Polda Bengkulu terkait kasus illegal logging di Seluma
  • Teddy, Pengembang Mangga Bengkulen yang Juga Temukan Kumbang Maghrib - Guru Besar Fakultas Pertanian Unib Prof. Dr. Teddy Suparno, MS telah menemukan spesies asli (indigenous) Bengkulu yang diberi nama Kumbang Maghrib Leucopholis zollantans Suparno. Spesies ini ditemukan dari hasil melakukan pengamatan secara intensif untuk menemukan penyebab buah mangga sulit berbuah. Continue reading>>
  • Agus, Penemu Rafflesia Bengkuluensis dan Lawangensis - Agus Susatya, Ph. D, dosen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu tecatat sebagai peneliti yang cukup berjasa bagi dunia. Kegilaannya meneliti Rafflesia telah menambah daftar jumlah jenis Rafflesia yang ditemukan dan dideskripsikan di dunia. Dia menemukan dan mendeskripsikan dua jenis rafflesia baru, yakni Rafflesia Bengkuluensis dan Rafflesia Lawangensis. Continue reading>>
  • Syukri, Angkat Martabat Musik Dol di Dunia Internasional – Syukri Ramzan, pria kelahiran 18 November 1967 di Bengkulu adalah pemusik dol yang berhasil mengangkat musik dol di dunia internasional. Lewat kerja keras, Syukri mempopulerkan dan menciptakan komposisi musik dol sehingga membuat musik dol diakui dunia sebagai salah satu kekayaan musik etnik Indonesia. Continue reading>>
  • Lizar, Dosen Universitas Bengkulu Berprestasi Internasional - Lizar Alfansi merupakan dosen Universitas Bengkulu (Unib) yang memiliki prestasi skala internasional. Dilahirkan di Muara Enim, Sumatera Selatan pada 1 Juni 1964 dari pasangan H. Gozali Jemat dan almarhumah Hj. Saniah Mastihar ini mengaku, pencapaiannya bukanlah dikarenakan memiliki talenta khusus. Melainkan berkat kemauan yang kuat dan kerja keras.Continue reading>>
  • M. Saleh, Pengusaha Nasional Asal Bengkulu Pekerjakan 16.000 Orang - Mohammad Saleh, pengusaha nasional yang memiliki PT. Solite Grup dan Prioritas Grup dengan karyawan mencapai 16.000 orang, merupakan pria kelahiran Rejang Lebong pada 10 Juli 1966. Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu tahun 1990 ini sempat menjadi kuli bangunan, tukang cuci, tukang setrika dan beragam pekerjaan sektor informal lainnya saat merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan Continue reading »
  • Lukman, Orang Bengkulu Yang Jadi Kepala LIPI – Ternyata, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Lukman Hakim M.Sc, Ph.D, Apt yang resmi dilantik menggantikan Prof. Dr. Umar Jenie oleh Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata di Jakarta pada Senin (14/6/2010) adalah orang Bengkulu. Lukman dilahirkan pada 23 Sepetember 1953 di Curup (Rejang Lebong).Continue reading »
  • Amran, Orang Bengkulu Penggagas EYD – Amran Halim, pria kelahiran Bengkulu, 25 Agustus 1929 merupakan orang yang berjasa besar dalam pengembangan Bahasa Indonesia. Amran yang pernah menjabat Rektor Universitas Sriwijaya ini merupakan penggagas Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Continue reading »
  • Adek, Fotojurnalis Wanita Asal Bengkulu Diakui Dunia Internasional – Lastri Wijaya yang biasa dipanggil Adek Berry, perempuan kelahiran 14 September 1971 di Curup, Rejang Lebong, menjadi foto jurnalis yang diakui di dunia internasional. Sarjana Teknologi Pertanian Universitas Jember ini pernah meraih penghargaan dari NPPA (National Press Photographer Association) di Amerika sebagai The Best of Photojournalism, for Disaster Category, Honourable Mention pada 2007 dan Very Best Photojournalistic 2010 dari Life Magazine dan “LightBox 365: A Year in Photographs dari Time pada 2011. continue reading>>
  • Willy, Orang Bengkulu Lulusan Termuda S3 UGM – Willy Abdillah, pria kelahiran Bengkulu, 29 Juli 1979 menjadi wisudawan S-3 termuda di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Willy lulus pada usia 32 tahun dengan lama studi tiga tahun satu bulan. Tak hanya berhasil meraih gelar doktor pada program S-3 Manajemen dengan usia termuda, Willy juga menyandang predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,95. continue reading>>

Berita di Tanggal

September 2020
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Arsip Berita

Blog Statistik

  • 144.472 hits

Menjadi teman di Facebook

Ketik alamat email anda untuk mengikuti berita terbaru dari Blog Kabar Tobo Kito

matololak

Matololak merupakan komunitas orang Bengkulu yang cinta Provinsi Bengkulu